Minggu, April 14, 2024

Hanya 5 Hari, Jogja Thrift Market yang Jual Barang Bekas Anak Muda Yogya Ini Tembus Transaksi Rp 5,8 Miliar

Pasar barang bekas atau second hand yang menyasar kaum muda, Jogja Thrift Market #2, mencatatkan transaksi mencengangkan selama dihelat 2-6 September 2022.

Kegiatan yang dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC) itu selama lima hari penyelenggaraannya berhasil menyedot lebih dari 70 ribu orang pengujung berdasarkan penjualan tiket yang hanya dibanderol Rp 5.000 per orang itu.

“Total transasksi hingga hari terakhir tercatat Rp 5,87 miliar,” kata steering committee Jogja Thrift Market Endro Wardoyo Rabu, 7 September 2022.

Endro membeberkan antusiasme dan capaian transaksi pengunjung pada event kali kedua ini meningkat pesat dibanding ajang pertama yang digelar awal tahun 2022 lalu.

Pada awal 2022 lalu, total pengunjung hanya 32 ribu dengan transaksi berkisar Rp 4,6 miliar.

“Pengunjung terbanyak event kali ini terjadi saat penutupan, mencapai 20 ribu lebih, kami juga membebaskan sekitar 5 ribu pengunjung bisa masuk karena tiket habis,” kata Endro.

Jogja Thrift Market ini, kata Endro, bukan sekadar event pasar second hand.

Namun menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang diajak seolah berburu, memilah, dan memilih barang-barang yang mereka anggap masih bagus dengan harga bersahabat.

Mulai dari sepatu, kaos, baju, jaket, celana, flannel, topi, hingga kaca mata.

Baik produksi dalam negeri maupun impor.

Dalam event ini, berbagai produk bekas bermerk dijual dengan harga miring.

Misalnya baju yang dijual mulai Rp 25 hingga Rp 75 ribu.

“Ada ratusan ribu mahasiswa di Yogyakarta yang menjadi potensi pasar barang-barang ini, termasuk wisatawan luar daerah sekitar Yogya banyak juga yang berdatangan,” kata Endro.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 gerai, termasuk 40 gerai kuliner dari berbagai daerah seperti DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Project Event Jogja Thrift Market Sapto Daryono mengatakan event ini digelar sebagai pemantik penggerak ekonomi Yogyakarta.

“Event ini kami harap menjadi obat pelaku UMKM terutama paska pandemi, dan bulan Desember nanti kami jadwalkan lagi untuk event ketiga,” kata dia.

PRIBADI WICAKSONO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *