Selasa, Mei 28, 2024

Ikan Oranye Mampu Hidup Lebih 150 Tahun, Punya Kematangan Seksual Setelah 20 Tahun

Ikan oranye atau Orange roughy adalah spesies predator yang hidup di gunung bawah laut yang dalam di sebagian besar cekungan laut di seluruh dunia.

Spesies ini, juga dikenal sebagai Atlantic roughy, adalah salah satu spesies ikan laut yang hidup paling lama, dengan individu yang hidup selama lebih dari 150 tahun, bahkan belum lama ini, ikan oranye ditemukan hidup hingga lebih dari 230 tahun.

Umur panjang ini, dan karakteristik sejarah hidupnya membuat ikan oranye rentan terhadap penangkapan ikan yang berlebihan.

Keterangan pers Koalisi Konservasi Laut Dalam (Deep Sea Conservation Coalition) menyebutkan ian oranye ini adalah ikan laut dalam yang berumur panjang.

Pertumbuhan ikan ini lambat hingga mencapai usia dewasa.Itulah sebabnya industri (perikanan) menyebut ikan tertua ini “Napoleon“.

Dikutip dari 2022 Plenary Report, ikan ini tidak mencapai kematangan pemijahan penuh hingga 80 tahun.

Sebelumnya, usia pemijahan ikan ini diperkirakan 30 tahun.

Asumsi yang salah tersebut sebagian besar karena ikan oranye (jingga) bertelur secara teratur dari usia 30 tahun.

Dikutip dari Oceana.org di sebagian besar wilayah habitatnya, ikan oranye dianggap terancam punah oleh kelompok konservasi, meskipun belum dinilai secara formal untuk daftar spesies terancam.

Jangka hidup yang sangat panjang dan usia yang terlambat pada saat waktunya menyiratkan bahwa populasi yang semakin minim membutuhkan waktu setengah abad atau lebih lama untuk dapat pulih.

Tanpa pengelolaan perikanan yang cermat dan upaya konservasi, angka ikan oranye dapat mencapai tingkat yang sangat rendah tanpa banyak upaya penangkapan.

Lebih jauh lagi, spesies ini ditangkap terutama dengan pukat dasar, sebuah metode yang diketahui sangat merusak habitat dasar terutama karang laut dalam yang berumur panjang dan secara tidak sengaja menangkap sejumlah besar individu spesies lainnya.

Spesies ini berkembang biak melalui perilaku, di mana beberapa betina melepaskan telur dan beberapa jantan melepaskan sperma tidak di dasar laut, semuanya pada waktu yang bersamaan.

Metode ini meningkatkan kemungkinan bahwa telur akan berhasil dibuahi dan telur yang telah dibuahi tidak akan dimakan oleh pemangsa telur di sekitar dasar laut.

Para ilmuwan percaya bahwa, meskipun ikan oranye biasanya hidup dalam kepadatan tinggi, mereka bermigrasi untuk membentuk agregasi yang lebih padat untuk tujuan pemijahan.

Ikan oranye tidak mencapai kematangan seksual sampai mereka berusia minimal 20 tahun.

YOLANDA AGNE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *