Minggu, April 14, 2024

Mobil Listrik VinFast Mulai Diserahkan ke Konsumen Vietnam

Produsen mobil Vietnam VinFast mulai menyerahkan batch pertama sebanyak 100 kendaraan listrik (SUV) kepada pelanggan lokal, Sabtu, 10 September 2022.

VinFast selanjutnya akan memulai pengiriman kendaraan di Amerika Serikat pada Desember ini.

VinFast, yang mulai beroperasi pada 2019, bersiap untuk berekspansi di pasar AS.

VinFast berharap dapat bersaing dengan produsen mobil lainnya dan perusahaan rintisan lama dengan dua SUV listrik, VF8 dan VF9, termasuk penyewaan baterai untuk mengurangi harga pembelian.

“Batch pertama 5.000 unit VF8 akan ditujukan untuk pasar AS dan Amerika Utara.

Produksi massal akan dimulai minggu depan,” kata kepala eksekutif global VinFast Le Thi Thu Thuy kepada Reuters di sela-sela upacara pengiriman di pabriknya di provinsi utara Vietnam, Haiphong.

VinFast, bagian dari Vingroup JSC, akan mulai mengirimkan mobil ke luar negeri pada bulan November dan pelanggan akan mendapatkan mobil yang dikirimkan segera pada bulan Desember, kata Thuy.

Perusahaan telah mendaftarkan hampir 65.000 pemesanan secara global, dan mengharapkan untuk menjual 750.000 kendaraan per tahun pada tahun 2026, dimulai dengan SUV all-electric VF8 dan VF9.

Gebrakan yang dilakukan pabrikan asal Vietnam ini adalah dengan membuat dealer di California.

Pada bulan Maret, VinFast mengatakan akan membangun pabrik produksi di North Carolina dengan proyeksi kapasitas awal 150.000 EV per tahun.

Nguyen Khac Chung adalah salah satu pelanggan lokal pertama yang mengirimkan mobil mereka pada acara hari Sabtu.

“Saya pikir saya harus menunggu hingga November untuk mendapatkan mobil saya, tetapi saya terkejut bahwa waktu tunggu dipersingkat,” kata Chung, yang memesan kendaraan listrik-nya pada Januari, hanya dua bulan setelah model itu diperkenalkan.

“Leasing baterai merupakan keuntungan bagi pelanggan,” tambahnya.

“Mengapa kita harus membeli baterai?” SUV listrik VF8 dan VF9 akan mulai dari US$42.200 dan US$57.500 (setara Rp 625,8 juta dan Rp 852,7 juta, kurs saat ini US$ 1 = Rp 14.820) masing-masing untuk pelanggan AS, tidak termasuk biaya untuk menyewa baterai listrik.

Mulai September, perusahaan juga akan menawarkan opsi kepada pelanggan yang mencakup baterai.

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *